Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah latihan militer multinasional Super Garuda Shield yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus hingga 4 September 2025. Latihan ini akan melibatkan personel militer dari 14 negara peserta. Pengumuman ini disampaikan usai pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Panglima Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM), Jenderal Bryan P. Fenton, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 4 Agustus 2025.
Negara-negara yang dipastikan berpartisipasi tahun ini antara lain Amerika Serikat, Australia, Kanada, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Selandia Baru, Singapura, Jerman, India, Prancis, Papua Nugini, dan Brazil.
Menurut pernyataan dari pihak AS, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas, memperkuat kerja sama militer antarnegara, dan mendorong keamanan kawasan. “Kami berharap dapat memperdalam hubungan kami melalui latihan militer Super Garuda Shield yang diperluas akhir bulan ini. Kerja sama kami di bawah Kemitraan Strategis Komprehensif Amerika Serikat dan Indonesia membuat kedua negara menjadi lebih kuat dan aman,” ujar Peter M. Haymond, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta.
Latihan ini pertama kali digelar pada tahun 2007 dengan nama Garuda Shield, dan awalnya hanya melibatkan militer Indonesia dan Amerika Serikat. Seiring waktu, kegiatan ini berkembang menjadi Super Garuda Shield, sebuah latihan gabungan antar matra berskala multinasional yang melibatkan berbagai negara mitra. Latihan ini kini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Super Garuda Shield mencakup berbagai aktivitas, termasuk latihan lapangan, latihan pos komando, dan kegiatan aksi sipil kemanusiaan. Latihan ini mencerminkan meningkatnya peran strategis Indonesia dalam kerja sama pertahanan regional.
Edisi sebelumnya yang digelar pada 26 Agustus hingga 6 September 2024 berlangsung di tiga lokasi utama: Situbondo, Karawang, dan Baturaja, serta melibatkan sekitar 6.946 personel militer dari 10 negara peserta. Sejumlah negara lainnya, termasuk Brunei, Fiji, Malaysia, Filipina, Thailand, Arab Saudi, Jerman, India, Belanda, Papua Nugini, Brazil, dan Vanuatu, hadir sebagai pengamat.
Headquartered in Singapore with reporters spread across all major regions, GBP Aerospace & Defence is a leading media house that publishes three publications that serve the aerospace and defence sector - Asian Defence Technology, Asian Airlines & Aerospace and Daily News. Known industry-wide for quality journalism, GBP Aerospace & Defence is present at more international tradeshows and exhibitions than any other competing publication in the region.
For over three decades, our award-winning team of reporters has been producing top-notch content to help readers stay abreast of the latest developements in the field of commercial aviation, MRO, defence, and Space.
Copyright 2024. GBP. All Rights Reserved.