Maintenance Repair & Overhaul Space Air Cargo

Home - Regional Stories - Indonesian

Dahana, RDM Teken MoU Fasilitas Energetic Material

Indonesian Our Bureau - : Nov 27, 2025 - : 4:21 pm

PT Dahana telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rheinmetall Denel Munition (RDM) dari Afrika Selatan untuk pembangunan fasilitas produksi energetic material di Indonesia. Penandatanganan dilakukan dalam rangka Indonesia–Africa CEO Forum 2025 di Saxon Hotel, Johannesburg, Afrika Selatan, pada 21 November 2025.

Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, mengatakan kerja sama ini bertujuan memperkuat industri pertahanan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok luar negeri untuk bahan energetik.

“Ketergantungan impor yang tinggi selama ini melemahkan daya saing dan kemandirian Alpalhankam kita. Melalui kolaborasi dengan RDM, kita tidak hanya membangun pabrik, tetapi juga memastikan kedaulatan material strategis berada di tangan bangsa sendiri,” ujar Hary

MoU ini bertujuan mendirikan fasilitas produksi energetic material di Indonesia, untuk menjawab keterbatasan kemampuan produksi dalam negeri. Bahan energetik merupakan komponen penting dalam pembuatan alutsista TNI, Polri, dan lembaga terkait lainnya, terutama sebagai bahan baku Munisi Kaliber Besar (MKB) dan isian hulu ledak. Dahana mencatat bahwa keterbatasan kapasitas produksi domestik selama ini membuat kebutuhan tersebut sebagian besar dipenuhi melalui impor.

Fasilitas yang direncanakan diperkirakan memiliki kemampuan dual-use. Selain untuk pertahanan, fasilitas ini juga akan menyuplai bahan peledak komersial bagi sektor pertambangan, mendukung industri pertahanan sekaligus aktivitas ekonomi yang lebih luas.

Dalam skema kerja sama ini, RDM Afrika Selatan akan bertindak sebagai penyedia teknologi dan berkomitmen melakukan alih teknologi ke Indonesia. Fasilitas ini direncanakan dibangun di Energetic Material Center (EMC) Dahana di Subang, Jawa Barat.

Hary menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang Dahana untuk membangun kapabilitas berkelanjutan dalam industri pertahanan, khususnya dalam produksi bahan energetik.

“Dengan berdirinya pabrik ini, kami menargetkan Indonesia tidak hanya mandiri, tetapi mampu bersaing di kancah industri pertahanan global. Ini adalah dedikasi Dahana untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui kemandirian alpalhankam yang nyata,” ujar Hary.

Saat ini Dahana telah mengoperasikan pabrik nitrogliserin dan amonium nitrat serta sedang mengembangkan pabrik propelan. Kehadiran fasilitas baru ini diperkirakan akan memperluas kapasitas produksi bahan peledak secara keseluruhan di Indonesia sekaligus memperkuat posisi perusahaan di kawasan ASEAN.

MORE NEWS

Headquartered in Singapore with reporters spread across all major regions, GBP Aerospace & Defence is a leading media house that publishes three publications that serve the aerospace and defence sector - Asian Defence Technology, Asian Airlines & Aerospace and Daily News. Known industry-wide for quality journalism, GBP Aerospace & Defence is present at more international tradeshows and exhibitions than any other competing publication in the region.
For over three decades, our award-winning team of reporters has been producing top-notch content to help readers stay abreast of the latest developements in the field of commercial aviation, MRO, defence, and Space.

Popular Posts

Copyright 2024. GBP. All Rights Reserved.

Home Defence & Security Space Commercial Aviation Maintence Repair & Overhaul Daily News Events About Us