WB Group dari Polandia baru-baru ini mengumumkan pengiriman pertama sistem pesawat tanpa awak FlyEye ke Malaysia, menjadikannya negara terbaru yang mengadopsi drone buatan Polandia. Sebelum pengiriman ini, tentara Malaysia telah menjalani pelatihan pengoperasian drone di fasilitas yang berlokasi di Silesia, Polandia.
Drone FlyEye yang dikembangkan oleh Flytronic, sebuah perusahaan yang berbasis di Gliwice, Polandia, telah digunakan selama hampir 15 tahun oleh Pasukan Khusus Polandia, yang hingga kini masih menggunakannya secara luas. Selain itu, sistem ini juga digunakan oleh Pasukan Pertahanan Teritorial Polandia, serta angkatan bersenjata dan dinas seragam di beberapa negara lain. Sejak 2015, Ukraina juga telah menggunakan drone FlyEye dalam operasi militernya. Pada Maret 2024, WB Group mengumumkan pengiriman unit FlyEye ke-1.000 dalam versi 3.x.
Dirancang untuk portabilitas dan kemudahan pengoperasian, sistem FlyEye dapat dikemas dalam dua ransel dan diluncurkan langsung dari tangan operator tanpa memerlukan peralatan tambahan untuk lepas landas. Proses pendaratannya terdiri dari dua tahap: modul tugas yang berisi kepala pengamatan turun dengan parasut, sementara drone meluncur ke tanah secara terpisah.
FlyEye terutama beroperasi sebagai pesawat layang bermotor, dimana motor listriknya diaktifkan hanya untuk penyesuaian ketinggian dan manuver, sehingga meningkatkan kemampuan silumannya. WB Group, salah satu produsen sistem pesawat tanpa awak terkemuka, baru-baru ini menandatangani perjanjian untuk memasok lebih dari 110 set FlyEye kepada Angkatan Bersenjata Polandia, semakin menunjukkan kemampuannya dalam teknologi pertahanan canggih.
Sistem FlyEye memiliki lebar sayap 3,6 meter, panjang 1,8 meter, dan kecepatan maksimum 120 km/jam. Drone ini dapat mencapai ketinggian hingga 3.000 meter di atas permukaan laut dan memiliki daya tahan terbang lebih dari 2,5 jam. Drone ini beroperasi dengan jangkauan transmisi daring hingga 180 kilometer dalam kondisi line-of-sight (LOS). Sistem propulsinya menggunakan motor listrik yang senyap dan didukung oleh baterai lithium-polimer, dirancang untuk meminimalkan risiko deteksi selama misi.
Headquartered in Singapore with reporters spread across all major regions, GBP Aerospace & Defence is a leading media house that publishes three publications that serve the aerospace and defence sector - Asian Defence Technology, Asian Airlines & Aerospace and Daily News. Known industry-wide for quality journalism, GBP Aerospace & Defence is present at more international tradeshows and exhibitions than any other competing publication in the region.
For over three decades, our award-winning team of reporters has been producing top-notch content to help readers stay abreast of the latest developements in the field of commercial aviation, MRO, defence, and Space.
Copyright 2026. GBP. All Rights Reserved.