Modernisasi pertahanan udara (hanud) sangat penting untuk melindungi kedaulatan Indonesia dan memastikan stabilitas kawasan, menurut para ahli industri di Bali International Air Show (BIAS) 2024. Para panelis membahas perlunya kemajuan teknologi dan inovasi dalam negeri untuk mempertahankan posisi kompetitif Indonesia di bidang pertahanan global.
Dialog yang bertajuk “Guardians of the Sky: Exploring Indonesia’s Advancement in Air Industry” ini menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti Direktur Utama PT Len Industri Bobby Rasyidin, José Juan Corcía Palomo dari Airbus Defence and Space, serta Heidi Grant dari Boeing Defense, Space, and Security, dan dimoderatori oleh Arfinandi Ferialdy dari Tony Blair Institute for Global Change.
Bobby Rasyidin menekankan pentingnya kebijakan pengelolaan wilayah udara dan kerjasama internasional untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Indonesia. “Inisiatif seperti mempercepat akuisisi teknologi, meningkatkan kompetensi industri, dan memperkuat kolaborasi internasional untuk menjaga perdamaian di wilayah udara dan sekitarnya, juga sama pentingnya untuk memajukan agenda pertahanan Indonesia,” katanya.
José Juan Corcía Palomo dari Airbus menyoroti pentingnya kemitraan, dengan menyatakan, “Kolaborasi industri dan pengembangan bersama telah menjadi bagian dari DNA Airbus, terutama dalam kemitraan dengan Indonesia, yang dibangun atas sejarah panjang kebersamaan dan kerja sama kita.”
Heidi Grant dari Boeing memuji kemajuan pertahanan Indonesia, dengan menyatakan, “Saya telah bekerja selama beberapa dekade terakhir dengan Indonesia di dunia pertahanan, dan kemajuan pertahanan dan inisiatif untuk peremajaan teknologi selama lima tahun terakhir ini merupakan kemajuan luar biasa yang patut dibanggakan Indonesia.”
BIAS 2024, sebuah acara penting di sektor dirgantara dan pertahanan Asia Tenggara, diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia bekerja sama dengan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Perhubungan, serta TNI Angkatan Udara.
Tony Blair Institute for Global Change berpartisipasi sebagai Knowledge Partner, dengan Direktur untuk Indonesia, Shuhaela F. Haqim, mengatakan, “Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari BIAS 2024, sebuah perhelatan aviasi Indonesia yang bertaraf internasional. TBI berkomitmen untuk memfasilitasi diskusi terbuka mengenai tantangan dan inovasi dalam sektor aviasi Indonesia, termasuk juga mengenai bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Kami berharap partisipasi kami dapat mendukung upaya Indonesia dalam membangun kolaborasi global yang mendukung keberlanjutan sektor aviasi.”
Headquartered in Singapore with reporters spread across all major regions, GBP Aerospace & Defence is a leading media house that publishes three publications that serve the aerospace and defence sector - Asian Defence Technology, Asian Airlines & Aerospace and Daily News. Known industry-wide for quality journalism, GBP Aerospace & Defence is present at more international tradeshows and exhibitions than any other competing publication in the region.
For over three decades, our award-winning team of reporters has been producing top-notch content to help readers stay abreast of the latest developements in the field of commercial aviation, MRO, defence, and Space.
Copyright 2026. GBP. All Rights Reserved.