Maintenance Repair & Overhaul Air Cargo

Home - Regional Stories - Indonesian

BRS

Radar TERMA Terpasang Pada Kapal Bantu Rumah Sakit TNI-AL

Indonesian : Jun 1, 2021 - : 4:19 pm

Terma baru-baru ini mendapatkan kontrak untuk memasok radar SCANTER 6002 untuk Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) TNI-AL yang terbaru. Pengiriman radar ini direncanakan akan dilakukan pada bulan Juni 2021. Penghargaan tersebut mengikuti kontrak sebelumnya yang ditandatangani pada 2019 untuk memasok radar serupa untuk kapal BRS “Wahidin Soedirohusodo”, yang diluncurkan pada bulan Januari 2021.

Jakarta, 27 Mei 2021 – Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) adalah kapal yang dirancang untuk bertindak sebagai fasilitas perawatan medis terapung untuk misi kemanusiaan atau untuk digunakan di zona perang. Berdasarkan kontrak yang baru ini, Terma akan mengirimkan radar pada Juni 2021 untuk mendukung Kapal BRS TNI-AL yang terbaru.

Kapal BRS TNI AL yang dibangun di Surabaya oleh PT PAL memiliki panjang 124 meter, lebar 21,8 meter, dan mampu menampung lebih dari 600 orang termasuk awak kapal, pasukan, dan pasien. Menurut PT PAL, kapal BRS ini bisa menampung tenaga medis untuk menjalankan misi operasional yang setara dengan rumah sakit biasa. BRS ini dilengkapi dengan fasilitas poliklinik, ruang gawat darurat, unit radiologi, dan banyak lagi.

Bagi Indonesia yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami, aset seperti kapal BRS ini sangatlah penting untuk segera memastikan misi penyelamatan dan evakuasi bila diperlukan. Untuk kemampuan khusus ini, setiap kapal BRS dilengkapi dengan dua tempat pendaratan helikopter, memastikan bahwa personel, serta pasien, dapat dengan mudah dan aman dipindahkan ke dan dari kapal.

Terma SCANTER 6002 adalah radar pengintai dengan kemampuan kontrol pendaratan helikopter yang tak tertandingi, yang sangat sesuai dengan misi yang dilakukan oleh kapal BRS.

Selama bertahun-tahun, Terma telah memasok banyak solusi misi kritis di Indonesia, untuk semua teater operasi udara, darat dan laut. Pelanggan utama antara lain TNI-AL dan TNI-AU, Penjaga Pantai Indonesia (Bakamla) dan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Pada Januari 2019, Terma dianugerahi kontrak besar untuk memasok C-Series Combat suite lengkap untuk empat unit Kapal Cepat Rudal 60 Meter (KCR-60) yang juga termasuk radar pengawasan SCANTER.

“Indonesia adalah pasar yang sangat penting untuk pengembangan Terma di kawasan ini dan sekitarnya” kata Anupam Narain Mathur, VP & GM Terma Asia Pasifik. “Melalui kemitraan yang kuat dan kolaborasi yang erat, Terma bertujuan untuk mendukung Indonesia dalam meningkatkan kemampuannya untuk mengembangkan dan memelihara sistem misi yang kritis, memastikan kemandirian dan pada akhirnya keselamatan manusia”.

Di Asia Pasifik saja, lebih dari 500 radar SCANTER telah beroperasi di darat dan di laut untuk mendukung misi-misi seperti pengawasan pantai, manajemen lalu lintas kapal, dan pergerakan permukaan bandara dan pengawasan angkatan laut. Secara global, Terma telah mengirimkan lebih dari 3.000 radar SCANTER.Berita terkait:

PT. PAL Indonesia Meluncurkan Kapal Rumah Sakit Baru Untuk TNI-AL

MORE NEWS
gbp-logo

Headquartered in Singapore with reporters spread across all major regions, GBP Aerospace & Defence is a leading media house that publishes three publications that serve the aerospace and defence sector - Asian Defence Technology, Asian Airlines & Aerospace and Daily News. Known industry-wide for quality journalism, GBP Aerospace & Defence is present at more international tradeshows and exhibitions than any other competing publication in the region.
For over three decades, our award-winning team of reporters has been producing top-notch content to help readers stay abreast of the latest developements in the field of commercial aviation, MRO, defence, and Space.

Popular Posts

Copyright 2026. GBP. All Rights Reserved.

Home Defence & Security Space Commercial Aviation Maintence Repair & Overhaul Daily News Events About Us