Angkatan Udara Kerajaan Thailand (AU Thailand) bersiap untuk mengadakan Airbus A330 MRTT (Multi Role Tanker Transport) sebagai bagian dari rencana penggantian pesawat angkut Airbus A340-500. Pengadaan ini akan dilakukan di bawah program penggantian pesawat angkut VIP untuk tahun fiskal 2025–2028, sebagaimana tercantum dalam Buku Putih AU Thailand tahun 2024. Pesawat ini akan menjadi platform pengisian bahan bakar udara pertama bagi AU Thailand dan juga akan digunakan untuk transportasi, evakuasi medis (MEDEVAC), serta operasi evakuasi non-kombatan (NEO). Akuisisi ini diharapkan dapat diselesaikan pada akhir 2025, dengan pengiriman diperkirakan berlangsung antara 2028 dan 2029. Pesawat ini kemungkinan akan ditempatkan di Skuadron 602, Wing 6, menggantikan A340-500.
Rencana AU Thailand ini mendapat sorotan dalam gelaran ulang tahun ke-88 AU Thailand yang digelar pada 7–8 Maret 2025 di Don Muang, Bangkok. Dalam acara tersebut, Angkatan Udara Republik Singapura (AU Singapura) memamerkan Airbus A330-200 MRTT dari Skuadron 112, yang dapat dilihat oleh masyarakat dari kejauhan, sementara Panglima AU Thailand, Marsekal Udara Panpakdee Phatthanakul, dan media mendapat kesempatan untuk melihatnya lebih dekat.
Panglima AU Thailand baru-baru ini menyatakan dalam seminar akademik memperingati hari jadi angkatan udara bahwa kedinasan ini berencana mengadakan pesawat pengisian bahan bakar udara untuk memperluas jangkauan dan daya tahan operasional. Namun, dokumen pengadaan tidak secara eksplisit menyebutkan pesawat tanker, dengan referensi terdekat berupa anggaran penggantian A340. Ilustrasi yang digunakan dalam presentasi Panglima AU Thailand menggambarkan pesawat angkut VIP dengan kemampuan pengisian bahan bakar udara, sejalan dengan konsep Transportasi Berkemampuan Tanker.
Pemerintah Thailand menerbitkan rincian rencana tahun fiskal 2025 pada Februari 2025, menyatakan bahwa anggarannya mencapai 12,14 miliar baht ($359,3 juta). Pendanaan tersebut mencakup pesawat, peralatan, suku cadang, sistem dukungan pelatihan, serta fasilitas lain yang diperlukan. Ini mengikuti upaya sebelumnya yang gagal dalam pengadaan pesawat penumpang ketika anggaran yang diusulkan sebesar 8,7 miliar baht ditolak. Tahun lalu, anggaran yang direvisi menjadi 12 miliar baht telah disetujui parlemen untuk dimasukkan dalam rencana fiskal 2025.
AU Thailand sebelumnya menentang pengadaan tambahan pesawat VIP, terutama pesawat berbadan lebar seperti A340, dengan alasan pengeluaran yang berlebihan. Thailand sudah mengoperasikan armada pesawat VIP terbesar di kawasan ini, dengan nilai mencapai puluhan miliar baht. AU Thailand berpendapat bahwa pembelian pesawat VIP berbadan lebar lainnya tidak akan efisien secara biaya, mengingat perjalanan luar negeri dapat dikelola menggunakan layanan penerbangan komersial. Jika pengadaan pesawat VIP baru tidak dapat dihindari, AU Thailand lebih memilih platform multi-peran seperti A330 MRTT, yang menggabungkan fungsi transportasi dan pengisian bahan bakar udara. Pendekatan serupa telah diterapkan oleh negara seperti Inggris, yang menggunakan pesawat serupa untuk transportasi pemerintahan dan kerajaan guna menghemat biaya. Di ASEAN, Singapura dan Indonesia telah mengoperasikan atau sedang dalam proses mengakuisisi pesawat jenis ini.
Airbus A330 MRTT dilengkapi dengan sistem pengisian bahan bakar udara jenis boom serta probe-and-drogue, sehingga kompatibel dengan pesawat tempur Lockheed Martin F-16 dan Saab Gripen milik AU Thailand. Secara global, A330 MRTT telah diekspor ke 15 negara, dengan lebih dari 82 unit beroperasi. Beberapa negara, termasuk Inggris dan Kanada, juga menggunakannya untuk transportasi VIP.
Headquartered in Singapore with reporters spread across all major regions, GBP Aerospace & Defence is a leading media house that publishes three publications that serve the aerospace and defence sector - Asian Defence Technology, Asian Airlines & Aerospace and Daily News. Known industry-wide for quality journalism, GBP Aerospace & Defence is present at more international tradeshows and exhibitions than any other competing publication in the region.
For over three decades, our award-winning team of reporters has been producing top-notch content to help readers stay abreast of the latest developements in the field of commercial aviation, MRO, defence, and Space.
Copyright 2024. GBP. All Rights Reserved.